Analisis Fenomena Citizen Journalism
Pewarta Warga Alias Citizen
Journalism......
Berbicara mengenai
Pewarta Warga alias Citizen Journalism mungkin tidak akan ada habisnya karena semua
orang bebas untuk berpendapat dan menuangkan ide, gagasan ataupun untuk menyalurkan apa yang mereka ketahui
tentang informasi penting ke masyarakat. Misalnya mereka menulis di blog
pribadi, atau situs jejaring sosial lainnya (fecebook, twitter, msn, dll) Akan
tetapi, fenomena ini sudah melahirkan sebuah genre baru dalam perkembangan
media massa. Sebelum kita terlalu jauh, kita harus tahu dulu pengertian dari
citizen journlaism alias pewarta warga.
Citizen journalism atau
jurnalisme warga merupakan aktivitas pencarian, pemrosesan, sampai pada
penyajian berita yang semuanya dilakukan oleh warga nonprofesional. Jadi dalam
citizen journalism warga dapat dikatakan sebagai pewarta berita. Berita yang dibuat
merupakan hasil pencarian, pemrosesan, dan penyajian yang dilakukan oleh warga.
Berita tersebut tidak dipublikasikan melalui media massa resmi melainkan
melalui situs blog warga yang bersangkutan atau situs-situs khusus citizen
journalism.
Citizen journalism lahir dari peradaban
dan perkembangan teknologi. Asal mula citizen journalism di USA tahun 2004,
dilangsungkan pemilu untuk memilih Presiden Amerika. Dua calon, Bush dari
Partai Republik dan Kerry dari Partai Demokrat bersaing ketat. Banyak
masyarakat Amerika yang bosan dengan berita-berita yang disampaikan oleh
koran-koran, karena koran-koran dikuasai oleh partai-partai tersebut.
Citizen journalism adalah bentuk
spesifik dari citizen media dengan content yang berasal dari publik. Gaung
citizen journalism semakin terdengar dikalangan media massa. Citizen journalism
merupakan salah satu bentuk kegiatan jurnalisme yang dilakukan dengan bebas
oleh masyarakat. Tidak ada aturan khusus yang mengikatnya.pada zaman
globalisasi seperti sekrang setiap orang dapat melakukan apa saja.
Seorang jurnalis bertugas untuk
mengumpulkan, mengolah, dan menyebarluaskan berita melalui media massa kepada
khalayak. Seiring dengan berkembangnya zaman maka media massa pun mengalami
perkembangan.
Salah satu perubahan yang terjadi dalam
citizen journalism salah satunya adalah dalam modus pengumpulan beritanya.
Wartawan tidak menjadi satu-satunya pengumpul informasi. Tetapi, wartawan dalam
konteks tertentu juga harus ‘bersaing’ dengan khalayak, yang menyediakan
firsthand reporting dari lapangan. Dalam lingkup citizen journalism menjadi
produsen berita yang content-nya diakses pula oleh media-media mainstream,
khalayak yang lazimnya diposisikan sebagai konsumen berita.
Perkembangan
citizen journalism di Indonesia masih belum lama. Citizen journalism di
Indonesia diawali dengan munculnya detik.com. detik. Com menampilkan
berita-berita hangat dan segar untuk khalayaknya. Public journalism dengan
model seperti ini mendasarkan sebagian besar inisiatif dari lembaga media.
Kemajuan teknologi dan ketidakterbatasan yang ditawarkan oleh Internet membuat
inisiatif semacam itu dapat dimunculkan dari konsumen atau khalayak.
Implikasinya cukup banyak, tidak sekadar mempertajam aspek partisipatoris dan
isu yang diangkat. Blog memang membuka kemungkinan open source reporting,
menjamurnya blog dan blogger adalah kondisi yang kondusif untuk memunculkan
citizen journalism, tapi sekadar ngeblog saja tidak cukup untuk diberi predikat
sudah ber-citizen journalism.
Fenomena yang mengawali mungkin adalah situs detik.com, yang menampilkan
berita-berita segar dan tidak terkungkung. Akan tetapi situs ini dibuat oleh
insitusi untuk banyak orang. Berbeda dengan blog, majalah memiliki keterbatasan
usia yang menjadi indikator bahwa tugas ini adalah sebuah bentuk dari wartawan
dalam arti yang sempit.
Perpaduan antara fun dan hobby menjadikan blog semakin populer, selain itu
di sini setiap orang bisa berpartisipasi di dalamnya. Contoh-contoh web 2.0
lain adalah seperti Friendster, Flickr, dimana lewat hal-hal itu kita bisa
membangun jaringan social juga. Hanya sedikit saja mungkin hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan citizen journalism secara
keseluruhan. Satu hal yang perlu disadari adalah bahwa perkembangan citizen
journalism ini tak lepas dari perbincangan masalah perkembangan media
internet.
Komentar